Macam-macam Kerah

Minggu, 13 November 2011

Kerah Bilp

semacam pas bahu yng agak rendah dengan karh rebah bulat

Kerah Bulu

kerah yang dibuat dari bulu binatang asli atau imitasi

Kerah Cape

kerah yang dibuat setengah lingkaran sehingga menutupi bahu

Kerah chiang le / shanghai

kerah yang melekat pada leher selebar ± 3cm

Kerah Clerical

kerah yang digunting lurus sempit dan berdiri, supaya dapat berdiri dengan baik diberi lapisan pengeras

Kerah Dasi

kerah yang dasinya jadi satu

Kerah Datar atau Rebah

kerah yang terletak datar pada bahu

Kerah Detachable

kerah yng dapat dilepas

Kerah Eton

seperti kerah kemeja tetaoi tanda board/bagian bawah kerah

Kerah Ganbo

kerah yang dopotong lurus tapi serong

Kerah Kelasi

kerah rebah, bagisn belakang persegi, muka meruncing mengikuti bentuk tubuh

Kerah kemeja

kerah setengah tegak yang memakai penegak

Kerah Neck

kerah yang berbentuk tinggi bisa digunakan untuk jaket sweter atau kaos

Kerah Notched

kerah yang berdiri rada sempit digunaka pada jas laki-laki

Kerah Pesok

kerah yang bagian depannya berlekuk

Kerah Rever

kerah yang kelepaknya setali dengan badan, kerah dipotong sendiri

Kerah Rol

kerah yang dibuat dari rajutan, bentuk persegi empat panjang, yang dipakai dengan dilipat

Kerah Scraf

kerah yang berbentuk dari kain segitiga/ segiempat yang ada pada lingkar leher

Kerah selendang (syaal)

kerah setali berbentuk selendang yang dilingkarkan pada leher memanjang kedepan

Kerah Setali

kerah yang dipotong setali dengan badan

Kerah Setengah Tegak

kerah yang bagian belakang tegak, muka rebah

Kerah Shiler

kerah kemeja sport, tanpa penegak

Kerah Stole

sehelai bahan segiempat panjang yang digabungkan isampingkan diatas pundak, membentuk kerah berukuran besar

Kerah Surplice

kerah bentuk setali dengan garis penutup melampaui tengah muka

Kerah Tailor

kerah untuk mantel atau jas

Kerah Tegak

letaknya tegak mlekat pada leher

Kerah Valerin (Bertha)

kerah rebah lebarnya melebihi bahu, berbentuk bulat

Kerah Wing

sebuah bentuk kerh tegak kaku dari kemeja atau shirt atau blus ujungnya segitiga melipat membentuk sayap kecil

Macam-macam Manset

Bound Cuff

Manset yang dijahit tindas dengan lengan bajunya, biasanya dari bahan yang kontras warna atau motifnya sebagai batasan

Ajustable Cuff

Manset yang dapat disetel ukurannya dengan besar kecilnya pergelangan tangan (disetel pada letak kancing¬nya).

Bell-shaped Cuff

Manset dengan bentuk serupa Ion-ceng, bahan dipotong setengah ling-karan, atau pola manset yang dikem¬bangkan.

Belted Cuff

Manset memakai sabuk kecil yang bisa disetel longgar atau kencang sesuai keperluan, merupakan ciri khas lengan baju "trench coat" (se¬macam lengan baju jas hujan).

Bow Cuff

Manset yang dipotong menjadi bagian lengan baju, ditali simpulkan sebagai pita. Nama lainnya adalah Knot Cuff.

Buttoned Cuff

Manset yang dikuatkan dengan kancing, ini berbeda dengan manset kemeja (shirt cuff) dan kegunaannya. Dalam hal ini seolah-olah manset di¬pakai sebagai kancing hias (kancing-kancing lapis).

Circular Cuff

Manset yang mengembang penuh, dipotong di atas bahan lingkaran penuh (full circle). Nama lainnya adalah Wind cuff, Extention cuff.

Closed Cuff

Manset tertutup, artinya manset yang tidak memakai kancing penutup serta lubang kancing. Oleh karena itu di¬usahakan manset tersebut ukurannya memudahkan pemakaian lengan bajunya.

Convertible Cuff

Manset yang bisa dikuatkan baik oleh kancing maupun kancing manset (cuff link).

Drawstring Cuff

Manset dengan selongsong (casing) dan tali kor atau pita dari bahan yang sama.

Elastisized Cuff

Manset yang penyelesaiannya memakai elastic.

Faced Cuff

Manset yang penyelesaiannya me makai lapisan tambahan sesuai modelnya.

Folded Cuff

Manset yang penyelesaiannya meli pat dan dikuatkan dengan kancing.

French Cuff

Manset dua lapis yang melipat balik dan dikuatkan dengan kancing

Gauntlet Cuff

Desain manset yang diambil dari bentuk sarung tangan kesatria pada manset (cuff link).

Hailed Cuff

Desain manset yang hanya pada bagian atas saja dari model lengan baju dua bagian (two piece sleeve), alias saparuh manset saja.

Imitation Cuff

Desain manset memakai lidah man-set yang bisa dipindahkan letak kan¬cingnya menyesuaikan pergelangan tangan si pemakai.

Knitted Cuff

Sebuah manset dari bahan rajut (rib knitting), model yang sering terlihat pada lengan baju blouson atau jaket.

Laced Cuff

Bentuk manset yang dikuatkan oleh tali-tali.

Mock Cuff

Desain model manset tiruan.

Piping Cuff

Manset pas yang penyelesaiannya dengan bisban kecil dan tanpa penutup kancing.

Pointed Shape Cuff

Manset berbentuk lancip.

Removable Cuff

Sejenis manset yang bisa dipindahkan letak kancingnya

Ribbon Cuff

Manset yang penyelesaian dengan tali pita dan ukurannya bisa disesuaikan

Roll-UpCuff

Model tanpa manset, hanya keliman lengan baju yang digulung ke atas membentuk manset dan dengan ban berkancing untuk mena han gulungan mansetnya.

Rounded Cuff

Manset bundar yang dipasang mem balik lebar ke atas, penyelesaian pergelangan tangannya dengan lapisan dalam (facing).

Ruched Cuff

Model tanpa manset, hanya keliman lengan bajunya yang dikerut keatas sesuai panjang lengannya.

Ruffle Cuff

Manset yang dipotong bundar dan dikerut pada pergelangannya sehingga menghasilkan manset gelombang besar.

Shaped Cuff

Manset tambahan lepas yang diben¬tuk menurut modelnya, yaitu mem¬balik ke atas.

Shirt Cuff with Vent and Placket

Manset yang populer untuk lengan baju kemeja (shirt) khususnya, dan juga untuk lengan blus, lengan gaun, lengan jaket, dan bahkan untuk le¬ngan mantel pada umumnya. Manset ini biasanya dilengkapi dengan buka¬an plaket

Single Cuff

Konstruksi manset satu lapis tanpa diberi lipatan balik.

Slit Cuff

Dasar keliman lengan baju yang Nama lainnya adalah variasi belahan.

Straight Cuff

Manset yang lurus pas dari lengan baju sampai mansetnya. Satu bagian manset dengan lipatan luar yang dijahit tindas.

Tab Cuff

Manset berupa sepotong ban lepas dengan kancing, panjang setengah lingkaran lengan bajunya.

Tailored Cuff

Manset klasik untuk lengan baju dua bagian (two piece sleeve), dikuatkan oleh deretan kancing-kancing bias. Nama lainnya adalah Suits cuff. Umumnya jenis manset ini dipakai untuk lengan baju jas (suits), jaket, atau mantel.

Tiered Cuff

Manset dengan penyelesaian kerutan (frills) atau lipit (pleats) dan dapat dikembangkan sehingga terdiri dari dua bagian atau lebih (menumpuk). Manset satu bagian disebut: Frilled cuff.

Tucked Cuff

Manset dengan model ploi berhadap an yang dijahit tindas

Turned-Up Cuff

Manset yang lurus dari lengan baju sampai kelimannya, membalik

ke atas

Valentino Cuff

Desain manset panjang pas dari pergelangan tangan ke atas, mema kai sederetan kancing-kancing hias,

baik dengan lubang kancingnya atau

pun memakai' sengkelit (loops).

Winged Cuff

Bentuk desain manset yang menye rupai sayap seekor burung.

Wrapped Cuff

Manset lengan baju yang dibalut dengan seutas tali pita atau Nama

lainnya adalah Pointed cuff.

Zipped Cuff

Manset lengan baju yang diberi tali kor nguat tutup tarik (ritz).

Cup Cake

Kamis, 10 November 2011



Cup Cake


Berkembang di Amerika, pada abad ke-19, cupcake mungkin memiliki ukuran mini, tapi tidak harus selalu begitu. Dijuluki demikian karena bahan-bahan yang dipergunakan biasanya ditakar dalam ukuran cup (mangkok), bukan ditimbang.

Tradisi ini selanjutnya berkembang menjadi kebiasaan. Awal mulanya, cupcake sering pula disebut kue “angka”, karena takaran pengukurannya sangat mudah diingat.

Resep Cup Cake :

Bahan:

120 gr mentega

½ sdt vanili

200 gr gula pasir

2 btr telur

200 gr tepung terigu

1 sdt BP

100 ml susu segar

50 ml orange concentrate (sunquick) + 2 scht nutrisari

Sukade warna warni secukupnya

Cara Membuat :

Kocok mentega, gula, vanili hingga mengembang dan pucat, masukkan telur, kocok lagi hingga tercampur rata dan mengembang.

Masukkan tepung, susu dan orange concentrate secara bergantian, sambil diaduk hingga rata (pake spatula ya!).

Masukkan sukade, aduk rata. Loyang diameter 20 cm. Oven hingga matang suhu 180 lk 45 menit Angkat, dinginkan. Potong-potong.

Resep Untuk Membuat Hiasan :

500 gr mentega, lembek

350 ml susu cair

1 kuning telur

125 gr gula pasir

50 gr maizena

1/4 sdt garam

1/4 sdt vanilla

Cara Membuat :

1. Cairkan maizena dengan sedikit susu.

2. Campur sisa susu, gula pasir, garam, dan vanila sampai mendidih, masukkan larutan tepung maizena, aduk sampai mendidih dan adonan kental.

3. Ambil sedikit adonan campur dengan kuning telur, aduk rata, masukkan kembali ke dalam adonan susu. Masak kembali sampai mendidih. Dinginkan.

4. Campur adonan vla dengan mentega kocok, kocok sampai rata. Butter cream siap dipakai untuk hiasan


Ini diaa hasil Cup Cakenya.... Lucu-lucu kan?? Siapa sih yang nggak suka sama Cup Cake yang imut-imut dan lucu. hahahahahah

Video de Koplak

Rabu, 09 November 2011