| Kerah Bilp | semacam pas bahu yng agak rendah dengan karh rebah bulat |
| Kerah Bulu | kerah yang dibuat dari bulu binatang asli atau imitasi |
| Kerah Cape | kerah yang dibuat setengah lingkaran sehingga menutupi bahu |
| Kerah chiang le / shanghai | kerah yang melekat pada leher selebar ± 3cm |
| Kerah Clerical | kerah yang digunting lurus sempit dan berdiri, supaya dapat berdiri dengan baik diberi lapisan pengeras |
| Kerah Dasi | kerah yang dasinya jadi satu |
| Kerah Datar atau Rebah | kerah yang terletak datar pada bahu |
| Kerah Detachable | kerah yng dapat dilepas |
| Kerah Eton | seperti kerah kemeja tetaoi tanda board/bagian bawah kerah |
| Kerah Ganbo | kerah yang dopotong lurus tapi serong |
| Kerah Kelasi | kerah rebah, bagisn belakang persegi, muka meruncing mengikuti bentuk tubuh |
| Kerah kemeja | kerah setengah tegak yang memakai penegak |
| Kerah Neck | kerah yang berbentuk tinggi bisa digunakan untuk jaket sweter atau kaos |
| Kerah Notched | kerah yang berdiri rada sempit digunaka pada jas laki-laki |
| Kerah Pesok | kerah yang bagian depannya berlekuk |
| Kerah Rever | kerah yang kelepaknya setali dengan badan, kerah dipotong sendiri |
| Kerah Rol | kerah yang dibuat dari rajutan, bentuk persegi empat panjang, yang dipakai dengan dilipat |
| Kerah Scraf | kerah yang berbentuk dari kain segitiga/ segiempat yang ada pada lingkar leher |
| Kerah selendang (syaal) | kerah setali berbentuk selendang yang dilingkarkan pada leher memanjang kedepan |
| Kerah Setali | kerah yang dipotong setali dengan badan |
| Kerah Setengah Tegak | kerah yang bagian belakang tegak, muka rebah |
| Kerah Shiler | kerah kemeja sport, tanpa penegak |
| Kerah Stole | sehelai bahan segiempat panjang yang digabungkan isampingkan diatas pundak, membentuk kerah berukuran besar |
| Kerah Surplice | kerah bentuk setali dengan garis penutup melampaui tengah muka |
| Kerah Tailor | kerah untuk mantel atau jas |
| Kerah Tegak | letaknya tegak mlekat pada leher |
| Kerah Valerin (Bertha) | kerah rebah lebarnya melebihi bahu, berbentuk bulat |
| Kerah Wing | sebuah bentuk kerh tegak kaku dari kemeja atau shirt atau blus ujungnya segitiga melipat membentuk sayap kecil |
Macam-macam Kerah
Minggu, 13 November 2011
Macam-macam Manset
|
Bound Cuff | Manset yang dijahit tindas dengan lengan bajunya, biasanya dari bahan yang kontras warna atau motifnya sebagai batasan |
| Ajustable Cuff | Manset yang dapat disetel ukurannya dengan besar kecilnya pergelangan tangan (disetel pada letak kancing¬nya). |
| Bell-shaped Cuff | Manset dengan bentuk serupa Ion-ceng, bahan dipotong setengah ling-karan, atau pola manset yang dikem¬bangkan. |
| Belted Cuff | Manset memakai sabuk kecil yang bisa disetel longgar atau kencang sesuai keperluan, merupakan ciri khas lengan baju "trench coat" (se¬macam lengan baju jas hujan). |
| Bow Cuff | Manset yang dipotong menjadi bagian lengan baju, ditali simpulkan sebagai pita. Nama lainnya adalah Knot Cuff. |
| Buttoned Cuff | Manset yang dikuatkan dengan kancing, ini berbeda dengan manset kemeja (shirt cuff) dan kegunaannya. Dalam hal ini seolah-olah manset di¬pakai sebagai kancing hias (kancing-kancing lapis). |
| Circular Cuff | Manset yang mengembang penuh, dipotong di atas bahan lingkaran penuh (full circle). Nama lainnya adalah Wind cuff, Extention cuff.
|
| Closed Cuff | Manset tertutup, artinya manset yang tidak memakai kancing penutup serta lubang kancing. Oleh karena itu di¬usahakan manset tersebut ukurannya memudahkan pemakaian lengan bajunya. |
| Convertible Cuff | Manset yang bisa dikuatkan baik oleh kancing maupun kancing manset (cuff link). |
| Drawstring Cuff | Manset dengan selongsong (casing) dan tali kor atau pita dari bahan yang sama. |
| Elastisized Cuff | Manset yang penyelesaiannya memakai elastic. |
| Faced Cuff | Manset yang penyelesaiannya me makai lapisan tambahan sesuai modelnya. |
| Folded Cuff | Manset yang penyelesaiannya meli pat dan dikuatkan dengan kancing. |
| French Cuff | Manset dua lapis yang melipat balik dan dikuatkan dengan kancing |
| Gauntlet Cuff | Desain manset yang diambil dari bentuk sarung tangan kesatria pada manset (cuff link). |
| Hailed Cuff | Desain manset yang hanya pada bagian atas saja dari model lengan baju dua bagian (two piece sleeve), alias saparuh manset saja. |
| Imitation Cuff | Desain manset memakai lidah man-set yang bisa dipindahkan letak kan¬cingnya menyesuaikan pergelangan tangan si pemakai. |
| Knitted Cuff | Sebuah manset dari bahan rajut (rib knitting), model yang sering terlihat pada lengan baju blouson atau jaket. |
| Laced Cuff | Bentuk manset yang dikuatkan oleh tali-tali. |
| Mock Cuff | Desain model manset tiruan. |
| Piping Cuff | Manset pas yang penyelesaiannya dengan bisban kecil dan tanpa penutup kancing. |
| Pointed Shape Cuff | Manset berbentuk lancip. |
| Removable Cuff | Sejenis manset yang bisa dipindahkan letak kancingnya |
| Ribbon Cuff | Manset yang penyelesaian dengan tali pita dan ukurannya bisa disesuaikan |
| Roll-UpCuff | Model tanpa manset, hanya keliman lengan baju yang digulung ke atas membentuk manset dan dengan ban berkancing untuk mena han gulungan mansetnya. |
| Rounded Cuff | Manset bundar yang dipasang mem balik lebar ke atas, penyelesaian pergelangan tangannya dengan lapisan dalam (facing). |
| Ruched Cuff | Model tanpa manset, hanya keliman lengan bajunya yang dikerut keatas sesuai panjang lengannya. |
| Ruffle Cuff | Manset yang dipotong bundar dan dikerut pada pergelangannya sehingga menghasilkan manset gelombang besar. |
| Shaped Cuff | Manset tambahan lepas yang diben¬tuk menurut modelnya, yaitu mem¬balik ke atas. |
| Shirt Cuff with Vent and Placket | Manset yang populer untuk lengan baju kemeja (shirt) khususnya, dan juga untuk lengan blus, lengan gaun, lengan jaket, dan bahkan untuk le¬ngan mantel pada umumnya. Manset ini biasanya dilengkapi dengan buka¬an plaket |
| Single Cuff | Konstruksi manset satu lapis tanpa diberi lipatan balik. |
| Slit Cuff | Dasar keliman lengan baju yang Nama lainnya adalah variasi belahan. |
| Straight Cuff | Manset yang lurus pas dari lengan baju sampai mansetnya. Satu bagian manset dengan lipatan luar yang dijahit tindas. |
| Tab Cuff | Manset berupa sepotong ban lepas dengan kancing, panjang setengah lingkaran lengan bajunya. |
| Tailored Cuff | Manset klasik untuk lengan baju dua bagian (two piece sleeve), dikuatkan oleh deretan kancing-kancing bias. Nama lainnya adalah Suits cuff. Umumnya jenis manset ini dipakai untuk lengan baju jas (suits), jaket, atau mantel. |
| Tiered Cuff | Manset dengan penyelesaian kerutan (frills) atau lipit (pleats) dan dapat dikembangkan sehingga terdiri dari dua bagian atau lebih (menumpuk). Manset satu bagian disebut: Frilled cuff. |
| Tucked Cuff | Manset dengan model ploi berhadap an yang dijahit tindas |
| Turned-Up Cuff | Manset yang lurus dari lengan baju sampai kelimannya, membalik ke atas |
| Valentino Cuff | Desain manset panjang pas dari pergelangan tangan ke atas, mema kai sederetan kancing-kancing hias, baik dengan lubang kancingnya atau pun memakai' sengkelit (loops). |
| Winged Cuff | Bentuk desain manset yang menye rupai sayap seekor burung. |
| Wrapped Cuff | Manset lengan baju yang dibalut dengan seutas tali pita atau Nama lainnya adalah Pointed cuff. |
| Zipped Cuff | Manset lengan baju yang diberi tali kor nguat tutup tarik (ritz). |
Cup Cake
Kamis, 10 November 2011

Cup Cake
Berkembang di Amerika, pada abad ke-19, cupcake mungkin memiliki ukuran mini, tapi tidak harus selalu begitu. Dijuluki demikian karena bahan-bahan yang dipergunakan biasanya ditakar dalam ukuran cup (mangkok), bukan ditimbang.
Tradisi ini selanjutnya berkembang menjadi kebiasaan. Awal mulanya, cupcake sering pula disebut kue “angka”, karena takaran pengukurannya sangat mudah diingat.
Resep Cup Cake :
Bahan:
120 gr mentega
½ sdt vanili
200 gr gula pasir
2 btr telur
200 gr tepung terigu
1 sdt BP
100 ml susu segar
50 ml orange concentrate (sunquick) + 2 scht nutrisari
Sukade warna warni secukupnya
Cara Membuat :
Kocok mentega, gula, vanili hingga mengembang dan pucat, masukkan telur, kocok lagi hingga tercampur rata dan mengembang.
Masukkan tepung, susu dan orange concentrate secara bergantian, sambil diaduk hingga rata (pake spatula ya!).
Masukkan sukade, aduk rata. Loyang diameter 20 cm. Oven hingga matang suhu 180 lk 45 menit Angkat, dinginkan. Potong-potong.
Resep Untuk Membuat Hiasan :
500 gr mentega, lembek
350 ml susu cair
1 kuning telur
125 gr gula pasir
50 gr maizena
1/4 sdt garam
1/4 sdt vanilla
Cara Membuat :
1. Cairkan maizena dengan sedikit susu.
2. Campur sisa susu, gula pasir, garam, dan vanila sampai mendidih, masukkan larutan tepung maizena, aduk sampai mendidih dan adonan kental.
3. Ambil sedikit adonan campur dengan kuning telur, aduk rata, masukkan kembali ke dalam adonan susu. Masak kembali sampai mendidih. Dinginkan.
4. Campur adonan vla dengan mentega kocok, kocok sampai rata. Butter cream siap dipakai untuk hiasan


